SUARABANTAS.COM, Badung – Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Utara melalui Unit Samapta meningkatkan intensitas patroli keamanan guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil sebagai respons atas ancaman kejahatan jalanan seperti penjambretan, pencopetan, hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga dan wisatawan.
Pada Rabu (14/1/2026) malam, personel kepolisian menyisir sejumlah titik strategis yang diidentifikasi sebagai zona rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Fokus pada Keamanan Wisatawan
Patroli yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Nyoman Sugita ini memprioritaskan kawasan padat aktivitas pariwisata. Rute penyisiran meliputi:
* Jalan Batu Bolong
* Jalan Berawa
* Jalan Batu Belig
* Jalan Umalas
* Jalan Pengubengan
Upaya preventif ini difokuskan untuk melindungi wisatawan mancanegara maupun domestik yang kerap menjadi sasaran utama para pelaku kejahatan jalanan di kawasan tersebut.
Komitmen Kepolisian dan Partisipasi Publik
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli rutin baik siang maupun malam merupakan strategi utama dalam meminimalisir ruang gerak pelaku kriminal.
"Kegiatan ini adalah langkah antisipasi konkret untuk meredam kecemasan masyarakat akibat aksi kejahatan yang terjadi belakangan ini," ujar Kompol Agus Pasek.
Lebih lanjut, Kapolsek mengimbau seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Kuta Utara untuk tidak hanya mengandalkan kepolisian, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Ia menekankan pentingnya deteksi dini melalui laporan masyarakat.
"Kami sangat mengharapkan sinergi berupa informasi dari masyarakat terkait adanya indikasi pelanggaran hukum. Dengan laporan yang cepat, kami dapat melakukan pencegahan lebih dini demi mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif," pungkasnya. (*)

