UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

YKI Siapkan 17 Tenaga Medis RS Bali Mandara dan RS Indra, Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Sasar Ratusan Warga Beraban dan Sekitarnya

Yayasan Bhakti Yoga Dharma bersama Yayasan Kemanusiaan Indonesia menggelar rapat koordinasi di Wantilan Desa Beraban, Selemadeg Timur, Jumat (9/1) untuk mematangkan teknis pelaksanaan bakti sosial pemeriksaan mata gratis.

SUARABANTAS.COM, Tabanan – Upaya peningkatan kesehatan indra penglihatan masyarakat di Kabupaten Tabanan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga. Yayasan Bhakti Yoga Dharma (YBYD) bersama Yayasan Kemanusiaan Indonesia (YKI) menggelar rapat koordinasi di Wantilan Desa Beraban, Selemadeg Timur, pada Jumat (9/1/2026), guna mematangkan teknis pelaksanaan bakti sosial pemeriksaan mata gratis.

Program kemanusiaan yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2026 tersebut menargetkan sedikitnya 300 warga sebagai penerima manfaat. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan kesehatan mata yang berkualitas dan terjangkau.

Standar Medis dan Manajemen Operasional
Ketua YBYD, Jro Mangku Nyoman Putra, menegaskan bahwa aspek profesionalisme medis menjadi prioritas utama. Sebanyak 17 dokter spesialis dan tenaga kesehatan dari dua rumah sakit rujukan, yakni RS Bali Mandara dan RS Indra, akan diterjunkan langsung untuk melayani warga.

"Kami telah merancang alur pelayanan yang ketat. Pemeriksaan akan dimulai pukul 07.00 WITA dengan sistem nomor urut terjadwal guna mencegah kerumunan," jelas Jro Mangku Nyoman Putra.

Selain efisiensi waktu yang dipatok 10 menit per pasien, panitia juga memberikan atensi khusus pada sterilitas area tindakan. Sebuah tenda penghubung atau "lorong steril" akan dibangun menuju mobil operasi untuk memastikan keamanan medis tetap terjaga meski di tengah cuaca hujan. Prioritas pelayanan akan diberikan sepenuhnya kepada kelompok lansia dan warga dengan gangguan penglihatan berat.

Administrasi dan Penanganan Lanjutan
Dari sisi birokrasi, YKI telah merampungkan pengiriman surat permohonan kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Bupati Tabanan. Di tingkat lokal, YBYD berperan aktif menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Selemadeg Timur hingga Puskesmas setempat.

Bakti sosial ini juga tidak menutup mata terhadap kondisi ekonomi peserta. Bagi warga yang memerlukan tindakan medis serius namun tidak memiliki jaminan kesehatan (BPJS/KIS), pihak yayasan berupaya melakukan langkah proaktif.

"Kami akan memfasilitasi koordinasi dengan Dinas Sosial bagi pasien non-BPJS agar dapat melanjutkan pemeriksaan di rumah sakit terdekat," ungkap tim fasilitator rapat.

Dukungan Pemerintah Setempat
Perbekel Desa Beraban, I Gede Suastika, menyampaikan apresiasi atas pemilihan desanya sebagai pusat kegiatan. Ia mengimbau warga untuk segera mendaftarkan diri agar data kuota dapat segera disinkronkan dengan tim medis YKI.

"Dukungan penuh kami berikan demi kelancaran acara ini. Kami berharap warga memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya," ujar I Gede Suastika.

Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus YBYD, perwakilan YKI, serta tim fasilitator guna memastikan seluruh persiapan logistik dan administrasi tuntas sebelum hari pelaksanaan. (Tim/Red)