UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Wujud Empati, Anggota DPRD Tabanan Melayat ke Rumah Duka Tokoh Adat Jro Mangku I Nengah Soder

Anggota DPRD Tabanan I Made Muskadana, S.Sos dalam acara melayat di Bunut Puhun pada Rabu (25/2) turut mengucapkan duka cita atas berpulangnya Jro Mangku Kemulan Agung. 

SUARABANTAS.COM, Tabanan – Suasana khidmat dan penuh duka menyelimuti Banjar Bunut Puhun, Desa Adat Bantas, Selemadeg Timur, pada Rabu (25/2). Kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Muskadana, di rumah duka menjadi bentuk penghormatan terakhir atas berpulangnya tokoh agama setempat, Jro Mangku I Nengah Soder.

Almarhum, yang tutup usia pada umur 80 tahun, dikenal luas oleh masyarakat sebagai Pemangku Kemulan Agung Pura Desa Adat Bantas. Kepergian sosok yang telah mendedikasikan hidupnya sebagai pelayan umat ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar.

Kehadiran I Made Muskadana di lokasi disambut langsung oleh putra almarhum, Jro Mangku I Gede Restu, yang didampingi oleh Klian Adat serta Kepala Wilayah (Kawil) setempat. Dalam kunjungan melayat tersebut, Muskadana menyatakan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

"Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan rasa hormat atas jasa serta pengabdian almarhum selama ini di Desa Adat Bantas," ujar legislator asal Tabanan tersebut di sela-sela kunjungannya.

Aksi melayat ini menunjukkan sisi humanis dan wujud empati seorang wakil rakyat terhadap konstituennya, khususnya kepada tokoh adat yang memiliki peran krusial dalam tatanan religius masyarakat Bali.
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Made Muskadana yang bersedia meluangkan waktu untuk hadir secara langsung.

Kunjungan ini juga menjadi momentum bagi masyarakat setempat untuk mengenang kembali keteladanan Jro Mangku I Nengah Soder dalam menjalankan tugas sucinya sebagai pemangku selama masa hidupnya.

Hingga saat ini, pihak keluarga tengah mempersiapkan prosesi upacara pengabenan sesuai dengan dresta atau adat istiadat setempat. (Adi