UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Kukuhkan Pengurus PDIP Tabanan, Koster Minta Kuatkan Organisasi, Menyama Braya, dan Gotong Royong untuk Rakyat

Pengukuhan 5.079 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan masa bakti 2025-2030 Selasa (24/3) di Gedung I Ketut Marya, Tabanan. 

SUARABANTAS.COM, Tabanan - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster mengukuhkan 5.079 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan masa bakti 2025-2030 di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. Selasa, 24 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali I Made Supartha, Bupati Tabanan sekaligus Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga serta anggota DPR RI Dapil Bali, DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten Tabanan.

Selain itu, hadir pula Wakil ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi serta jajaran pengurus DPC, PAC, ranting hingga anak ranting se-Kabupaten Tabanan yang memenuhi Gedung I Ketut Marya Tabanan.

Turut hadir ribuan simpatisan partai di Tabanan sehingga total 8158 orang memadati gedung Ketut Marya.

Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskanpengukuhan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting bukan sekadar agenda seremonial partai.

Wayan Koster menilai momentum ini merupakan amanah perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh kader.

"Saudara-Saudara yang dikukuhkan pada hari ini adalah ujung tombak perjuangan partai ditengah masyarakat, yang akan terus menjaga ideologi partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya, kebersamaan, dan gotong royong," terangnya.

Wayan Koster juga mengingatkan kader PDI Perjuangan di Bali untuk tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yang meliputi Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

"Dengan semangat tersebut, perjuangan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Bali harus selalu selaras dengan cita-cita besar menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali sebagaimana visi: "NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI", yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kesejahteraan generasi sekarang dan generasi yang akan datang demi Nindihin Gumi Bali," paparnya.

Wayan Koster juga menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Bali yang dinilainya menjadi yang pertama dan tercepat di Indonesia hingga ke tingkat akar rumput.

"Saya bangga dan bahagia mengukuhkan Saudara menjadi pengurus dan pemimpin partai. Jadilah putra-putri terbaik yang memimpin partai dalam mengabdi kepada tanah air, bangsa, dan negara di wilayah masing-masing," kata Koster di hadapan ribuan kader.

Wayan Koster menegaskan bahwa jabatan pengurus partai memiliki tiga makna penting, yaitu sebagai bentuk kepercayaan menjaga amanah, kebanggaan sebagai bagian dari struktur partai, serta ruang pengabdian luas bagi kepentingan rakyat.

Kawal Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Dalam Bali Era Baru

Ia meminta seluruh struktur partai untuk menyelaraskan kerja organisasi dengan agenda pembangunan daerah.

Politisi asal Desa Sembiran ini menekankan pentingnya mengawal visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru (2025-2125). Koster memaparkan konsep pembangunan

Menurutnya, kader partai diharapkan aktif membantu pengentasan masyarakat rentan, menjaga ketahanan lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal Bali.

*Jasmerah, Pesan Integritas untuk Ribuan Kader*

Dalam kesempatan tersebut, Wayan Koster juga mengingatkan kader agar tidak melupakan sejarah perjuangan partai. Wayan Koster kembali menggemakan pesan Proklamator Sukarno melalui slogan terkenal "Jasmerah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah".

"Kader harus menjadi teladan, figur pemersatu, dan personal yang dirindukan masyarakat. Sebaliknya, tidak boleh melanggar norma, tidak boleh sombong, serta haram hukumnya serakah, korupsi, hingga terlibat narkoba dan judi yang merugikan rakyat," tegas Wayan Koster.

Koster juga menyampaikan terima kasih semua jajaran partai di Tabanan. Karena dal helatan politik, Tabanan menjadi contoh bagi pengurus partai di Bali dan nasional.

"Struktur partai se-Bali kondisinya solid karena di isi kader-kader yang  matang dalam organisasi. Untuk pengelolaan partai kita sebagai pengurus sebaiknya beguru ke Tabanan," puji Koster disambut riuh ribuan kader.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, melaporkan  total pengurus PDI Perjuangan di Kabupaten Tabanan mencapai 5.079 orang. Rinciannya, pengurus DPC berjumlah 21 orang, pengurus PAC sebanyak 110 orang dari 10 PAC, pengurus ranting 1.173 orang dari 133 desa/kelurahan, serta pengurus anak ranting 3.775 orang dari 810 banjar atau lingkungan.

"Jadi, totalnya berjumlah 5.079 pengurus, sehingga dengan jumlah sebesar itu buat mesin partai semakin solid dan satu komando, yaitu PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan," kata Komang Gede Sanjaya.

Bupati Tabanan dia periode ini menjelaskan, PDI Perjuangan Tabanan tetap berdiri kokoh sebagai lumbung banteng di setiap tahapan politik meski dihantam berbagai isu.
"Kerja kolektof bersama semua jajaran partai tetap solid. Semangat api PDI Perjuangan di Tabanan tak pernah luntur asalkan kita tetap kompak solid selamanya," katanya. (*)