SUARABANTAS.COM, Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan nasional melalui percepatan pembenahan infrastruktur sekolah. Langkah ini ditandai dengan acara Penandatanganan Mock Up Revitalisasi Sekolah yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, pada Kamis (4/6).
Dalam kegiatan strategis tersebut, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga hadir mewakili Bupati Tabanan untuk mendampingi kunjungan kerja Wamendikdasmen. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Asisten Administrasi Umum, serta para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.
Target Ambisius Kemendikdasmen: Zero Sekolah Rusak pada 2028
Dalam arahannya, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto mengenai percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan secara masif di seluruh penjuru Indonesia.
Pemerintah pusat menetapkan target yang jelas dan terukur untuk menyelesaikan masalah fisik pendidikan:
Tahun 2028: Target pembenahan total prasarana, di mana tidak boleh ada lagi bangunan Sekolah Dasar (SD) yang mengalami kerusakan.
Fase Berikutnya: Setelah target jenjang SD tercapai, program revitalisasi massal akan dilanjutkan ke jenjang SMP, SMA, dan SMK.
Akselerasi Digital:Selain perbaikan fisik, pemerintah mendorong penuh digitalisasi pembelajaran sebagai pilar peningkatan mutu edukasi.
Sinergi Pusat dan Daerah untuk Kualitas Siswa
Membacakan sambutan tertulis Bupati Tabanan, Wakil Bupati I Made Dirga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terhadap wilayahnya. Kehadiran perwakilan pemerintah pusat ini dinilai sebagai dorongan moral dan nyata bagi daerah.
"Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial atau silaturahmi, melainkan sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh insan pendidikan di Tabanan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi serta berpihak pada peserta didik," ujar I Made Dirga.
Pemkab Tabanan memastikan bahwa sektor pendidikan akan tetap berada di daftar prioritas utama dalam peta jalan pembangunan daerah. Sinergi antara perbaikan fasilitas fisik dari pusat dan komitmen kebijakan lokal diharapkan dapat melahirkan ekosistem belajar yang aman, nyaman, dan modern bagi generasi muda di Tabanan. (*)

