UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Melestarikan Tradisi, Lomba Metejogan Meriahkan Festival Selemadeg Timur di Lapangan Desa Mambang

Kegiatan Lomba Metejogan rangkaian Festival Kecamatan Selemadeg Timur, bertempat Sabtu (11/7) di Lapangan Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. (Foto: Istimewa) 

SUARABANTAS.COM, Tabanan – Suara riuh sorak-sorai penonton menggema di Lapangan Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, pada Sabtu (11/7/2026). Kemeriahan tersebut bersumber dari Lomba Metejogan yang digelar sebagai salah satu agenda dalam rangkaian Festival Kecamatan Selemadeg Timur.

Metejogan atau aktivitas memainkan tajog (egrang bambu) menjadi daya tarik bagi masyarakat sekitar. Inti dari permainan tradisional ini adalah menguji kemampuan peserta dalam menjaga keseimbangan di atas sepasang bambu setinggi ratusan sentimeter sambil berjalan atau bahkan berlari menuju garis finis. Tidak jarang, gelak tawa pecah ketika ada peserta yang kehilangan keseimbangan dan terjatuh, namun mereka tetap bangkit dengan penuh semangat.

Lebih dari sekadar hiburan dan kompetisi fisik, permainan tradisional ini dinilai mengandung filosofi bagi masyarakat Bali. Lewat metejogan, para peserta tidak hanya dituntut melatih ketangkasan fisik, tetapi juga mempraktikkan nilai-kejujuran, sportivitas, serta memupuk rasa kebersamaan dalam kehidupan sosial. (*)