UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Dorong Perempuan Mandiri Berwirausaha, PUSPA Tabanan Fasilitasi Pelatihan Make Up dan Sanggul

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Rabu (15/7) berkolaborasi dengan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan (PUSPA) menggelar program pemberdayaan masyarakat. (Foto: Istimewa)

SUARABANTAS.COM, Tabanan – Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan di tingkat pedesaan, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) berkolaborasi dengan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan (PUSPA) menggelar program pemberdayaan masyarakat Rabu (15/7). Kali ini, pelatihan berfokus pada peningkatan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi tinggi.

Diikuti oleh warga setempat dengan antusias, serta dihadiri langsung oleh Ketua PUSPA Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga, dan Ketua PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta. Acara ini juga didampingi oleh jajaran Dinas Sosial P3A tingkat provinsi dan kabupaten, Camat Tabanan, serta Perbekel Desa Sudimara.

Program ini bertujuan untuk mengasah potensi, meningkatkan daya saing, dan memperluas kompetensi kaum perempuan di Kabupaten Tabanan agar dapat membuka peluang usaha mandiri.

Melalui bimbingan intensif dari para narasumber profesional, para peserta diajarkan teknik-teknik dasar hingga mahir dalam merias dan menyanggul, yang diharapkan dapat menjadi modal berharga untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka.

Di sela-sela kegiatan, Ketua PUSPA Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PUSPA Provinsi Bali atas dukungan penugasan dan fasilitas yang diberikan kepada masyarakat Desa Sudimara.

"Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi wadah belajar, tetapi mampu melahirkan perempuan-perempuan terampil yang siap berwirausaha. Dengan kompetensi yang mumpuni, mereka bisa lebih mandiri secara finansial dan membantu menopang perekonomian keluarga," ujar Ny. Budiasih Dirga.

Melalui program pelatihan yang terukur dan aplikatif seperti ini, pemerintah daerah optimistis sektor ekonomi mikro berbasis keluarga di Kabupaten Tabanan akan terus bertumbuh positif. (*)