![]() |
| Latihan baris-berbaris siswa baru SMK Negeri 3 Tabanan Kamis (16/7) di Lapangan Umum Desa Bantas. |
SUARABANTAS.COM, Tabanan — Keselarasan langkah, ketegasan sikap, dan kesiapan menerima komando menjadi pemandangan utama di Lapangan Umum Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Pada Kamis (16/7/2026) pagi, ratusan siswa baru SMKN 3 Selemadeg Timur digembleng dalam latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) oleh personel Kepolisian Sektor (Polsek) Selemadeg Timur sebagai bagian dari kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Latihan ini dirancang bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan instrumen penting untuk menanamkan jiwa nasionalisme, kepemimpinan, dan kekompakan kelompok sejak hari pertama mereka memasuki dunia sekolah menengah kejuruan.
Membentuk Karakter Lewat Keselarasan Langkah
Pelatihan PBB ini dipimpin langsung oleh Aiptu I Wayan Aryanta, Bhabinkamtibmas Desa Gadung Sari, bersama jajaran personel Polsek Selemadeg Timur. Di bawah terik matahari pagi, para siswa diajarkan bahwa setiap ketukan langkah dan keselarasan formasi memiliki makna mendalam tentang tanggung jawab bersama.
Materi instruksi baris-berbaris yang diberikan meliputi fase-fase dasar antara lain:
- Sikap Dasar: Meliputi sikap sempurna dan sikap istirahat yang melatih fokus serta kesiapan fisik.
- Gerakan di Tempat: Latihan penghormatan, hadap kanan, hadap kiri, dan balik kanan untuk melatih respons cepat terhadap komando.
- Gerakan Berpindah Tempat: Latihan jalan di tempat hingga langkah tegap maju guna menyelaraskan ritme gerakan antarsiswa.
"Baris-berbaris adalah cermin dari kedisiplinan diri. Ketika satu orang salah melangkah, maka harmoni barisan akan terganggu. Di sinilah mereka belajar bahwa ego individu harus ditekan demi mencapai kekompakan kelompok," ujar Aiptu I Wayan Aryanta di sela-sela latihan.
Sinergi Polri dan Sekolah dalam Membina Generasi Muda
Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Dewa Made Pramantara, S.H., seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran kepolisian dalam MPLS merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan.
Menurutnya, pengenalan aturan baris-berbaris merupakan fondasi awal yang sangat baik sebelum para siswa menghadapi tekanan akademis maupun praktik kerja di masa depan.
"Kami ingin mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental, patuh hukum, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat. Melalui PBB, mereka belajar patuh pada aturan dan menghargai proses proses kepemimpinan," tutur AKP I Dewa Made Pramantara.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Para siswa baru menunjukkan antusiasme yang tinggi, membuktikan bahwa disiplin militeristik yang humanis mampu diserap dengan baik oleh generasi muda. (*)

