UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Tim Penulis Pura Dadia Agung Pasek Kubayan Mantapkan Penyusunan Sejarah Leluhur

Diskusi Pengurus Pura Dadia Agung Pasek Kubayan dengan Jro Mangku Gading terkait babad dan prasasti di Pura Catur Lawa Ratu Pasek, Besakih pada Jumat (17/7).

SUARABANTAS.COM, Karangasem - Penglingsir bersama Pengurus Pura Dadia Agung Pasek Kubayan, Banjar Bendul, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan menggelar pertemuan dengan Pemangku Pura Catur Lawa Ratu Pasek, Jro Mangku Gading, pada Jumat (17/7/2026) di Pura Catur Lawa Ratu Pasek Besakih. Pertemuan tersebut diadakan dalam upaya menelusuri dan mempertegas sejarah leluhur, sekaligus memantapkan pencarian sumber data terkait prasasti Pasek Kubayan (keturunan Mpu Ragarunting).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh tiga Sulinggih Pasek Kubayan sebagai saksi sekaligus penuntun spiritual, yaitu Ida Pandita Mpu dari Griya Samu, Ida Pandita Mpu dari Griya Siangan, dan Ida Pandita Mpu dari Griya Tegallinggah. Turut hadir pula tim penulis Pura Dadia Agung Pasek Kubayan, yaitu I Wayan Kariasa dan I Wayan Sukayasa.

Tim penulis (kiri) didampingi Ida Pandita Mpu Pasek Kubayan. 

Perjalanan menyusun dan memvalidasi sejarah ini bukanlah hal yang instan. Perwakilan tim penulis, mengungkapkan bahwa timnya telah mendedikasikan waktu selama tiga tahun terakhir untuk mengumpulkan data yang valid dan akurat.

"Kami sudah tiga tahun bergerak mencari data dengan membedah 27 literatur. Langkah ini kami perkuat dengan bukti fisik, bukti otentik, serta wawancara mendalam dengan berbagai narasumber kompeten," ujar Tim Penulis. 

Beberapa narasumber kunci dan rujukan penting yang menjadi fondasi kajian ini antara lain: Penglingsir Gelgel Songan, Cokorda Semara Putra, Babad Pasek karya Jro Ketut Subandi, Lontar Pipid dan literatur lainya. 

Untuk menghasilkan catatan sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan, Tim Penulis menerapkan metode penelitian yang terstruktur, pendekatan dilakukan melalui dua jalur utama.

  • Metode Primer: Mengacu pada kajian mendalam terhadap tulisan-tulisan kuno dan dokumen tertulis yang sah.
  • Metode Sekunder: Menggali data dan keterkaitan sejarah yang bersumber dari prasasti-prasasti terkait.

Rangkaian agenda pemantapan pencarian data kali ini didasarkan pada petunjuk dan informasi yang dihimpun dari narasumber Mangku Gading di Catur Lawa Pura Ratu Pasek, Besakih. Melalui langkah strategis ini, diharapkan penulisan sejarah Pasek Kubayan dapat segera rampung demi memberikan pemahaman yang utuh bagi generasi penerus. (*)