UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Diskusi Santai Dan Ngopi Bareng di PTD. Bambu Kuning Cabang Tabanan Usadha Alternatif Rahayu Sekala Niskala

SUARA BANTAS. Santai sambil menikmati secangkir kopi suasana diskusi dan ngopi bareng di Sekretariat PTD. Bambu Kuning Cabang Tabanan Br. Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan Bali Sabtu, (25/7/2020 membahas manfaat Kalung Wahyu yang disampaikan oleh Drs. I Nyoman Suardana dan  ada diskon berlaku satu minggu bagi yang ingin membeli Kalung Wahyu.

Manfaat non medis Kalung Wahyu tersebut bisa digunakan untuk : penangkal tuyul/brerong, penangkal santet, penangkal leak jahat, penangkal hipnotis jahat, penangkal gendam, penyengker karang atau toko. Pengobatan medis dimana terasa sakit disitu ditempelkan.

Peserta Diskusi Santai dan Ngopi Bareng "Tema Usadha Alternatif Rahayu Sekala Niskala & Peluang Ekonomi Kreatif" Pembicara : Drs. I Nyoman Suardana, I Ketut Selatera, Jero Hurip Subekti, Ir. I Nyoman Algy Yustana, I Wayan Sukadana, SP.,M.Si dan Moderator I Wayan Subadianta, S Sos. Sabtu, 25 Juli 2020 di PTD. Bambu Kuning Cabang Tabanan
Mengenai Kacamata MGI  I Ketut Selatera memaparkan penyebab terjadi gangguan kesehatan mata diantaranya karena paparan radiasi hp, komputer dan faktor lainnya.  Kacamata MGI (Mega Gloryoung International) bekerjasama dengan Yayasan Glukoma International dibawah naungan WHO memiliki misi mulia donasi 1 juta kacamata untuk masyarakat Indonesia. Terdapat 3 lapisan pada lensa : Anti-UV anti Ultraviolet < 400, Anti Blu-ray Anti Sinar Biru hingga 70%, Anti E.M.D Anti Radiasi Elektromagnetik.

Manfaat menggunakan KACAMATA MGI :
- Mencegah dan mengurangi radiasi
- Menambah asupan oksigen ke mata
  dan otak
- Mencegah tumor dan kanker otak
- Mengatasi migrain dan pusing kepala
- Mengurangi sinusitis
- Mengurangi vertigo
- Mengurangi radikal bebas
- Melawan penuaan dini
- Membunuh 99,9 % bakteri
- Mengurangi resiko kerontokan rambut

Terbukti secara klinis membantu mencegah penurunan fungsi mata seperti :

Mata Lelah, Mata Kering, Rabun Jauh (minus), Rabun Dekat (plus), Silinder, Glaukoma, Katarak, Retinopathy, Maculopathy, Mata Berbayang (floater), Mata Malas, dan keluhan mata lainnya, "pungkas Ketut Selatra.

Suasana Diskusi dan Ngopi Bareng

Pada acara ngopi bareng ini turut hadir Jero Hurip Subekti sebagai Pembina senior di PTD. Bambu Kuning sosok yang rendah hati dan murah senyum ini,  menjelaskan dan mempraktekkan fungsi mantra Tingkat 1-3 terutama untuk usadha serta fungsi yang lainnya. Disebut ilmu ketika keilmuan itu sudah bisa dijiwai dan menyatu dengan badan, "imbuhnya. 

Jero Hurip Subekti sebagai salah satu pembina senior mendapat kepercayaan dan tugas dari Pinisepuh PTD. Bambu Kuning untuk melaksanakan pembinaan dan arahan sesuai keilmuan Bambu Kuning khususnya kepada anggota baru agar sesuai dengan standar keilmuan di PTD. Bambu Kuning.

Diceritakan oleh Jero Hurip Subekti sesuai petunjuk Pinisepuh bahwa nama Bambu Kuning diwahyukan oleh Ida Bhatara Hyang Gni Jaya dan Ilmu Bambu Kuning diturunkan oleh Pembina Raja-Raja Mataram Hindu "Ida Bhatara Pendekar Sakti Loro Ijo, "ungkapnya.

Sementara dari Ketua Paiketan UMKM Bali Ir. I Nyoman Algy Yustana, melestarikan seni budaya dan ajaran leluhur dengan menumbuhkan jiwa wirausaha, perkuat ekonomi berlandaskan spiritual dan diharapkan pengusaha di Bali bersatu untuk bersama-sama menumbuhkan ekonomi kreatif. 

I Wayan Sukadana, SP.,M.Si (tokoh masyarakat)  menambahkan keberadaan PTD. Bambu Kuning sudah ada legalitasnya hitam diatas putih jadi jangan ragu dengan keberadaannya sebagai wadah penerus ajaran leluhur. Perguruan Tenaga Dalam Bambu Kuning Pusat terdaftar resmi di Kanwil Depdikbud Provinsi Bali No.62 a/I.19/Ket/J/1990 no.13.

Sangat menarik acara diskusi dan ngopi bareng ini, memberi inspirasi dan motivasi menumbuhkan kreativitas untuk berpikir positif. (Adi).