UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Men Budiartha Diusia Senja Berusaha Kreatif, Jualan Keliling Dengan Jalan Kaki Dan Menerima Sistem Cicilan

SUARABANTAS.COM, Seltim - Sosok wanita tangguh yang sering dipanggil Mbah Krisna / Men Budiartha (66), warga asal Desa Bantas, Br. Bantas Bale Agung menceritakan pengalamannya kepada Suara Bantas Jumat, (26/11/2021) dari garis keturunan dikatakan memang ada taksu sebagai pedagang. 

Kegiatan sebagai pedagang keliling sudah ditekuni sejak usia remaja pada waktu itu sekitar tahun 1966-an sudah jualan keliling, dulu belajar menjahit baju ditempat Men Subawa di Br. Bantas Tengah Kelod, kelas 5 SD sudah belajar menjahit baju, "ungkapnya.

Saat ini Men Budiartha menjual pakaian adat Bali dari anak-anak hingga dewasa, juga sebagai upaya melestarikan budaya Bali dan menerima pesanan membuat pakaian adat Bali seperti : jarit kebaya, jahit kamen jadi, untuk pria dan wanita. Selain itu dirinya juga menjual : pisau, sprai, kasur, celana, baju dan menerima pesanan alat elektronik. Menerima sistem cicilan, tergantung dari jumlah belanja konsumen, "ujarnya. 

Meskipun hanya tamatan SD tidak menyurutkan semangat Men Budiartha berkreativitas melayani konsumen. Diusianya yang senja, rasa syukurnya adalah masih diberikan kesehatan. Medagang merupakan hobby yang sudah ditekuninya sejak usia remaja. 

Menjual pakaian adat Bali dengan jalan kaki, mungkin tidak seenergik waktu muda, bersyukur sampai saat ini masih dipercaya oleh pelanggannya. Men Budiartha menambahkan untuk melayani pelanggan agar tetap merasa nyaman, salah satu solusi yang diberikan ke pelanggan adalah dengan cara memberi sistem mencicil apalagi dalam situasi ekonomi seperti saat ini, "demikian imbuhnya. (Adi)