UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Pembatalan Kerjasama Akses Jalan Proyek Guna Menjaga Kesakralan dan Kesucian Pura

Pejuru Banjar se Desa Adat Bantas turut hadir dalam rapat koordinasi Rabu (28/2) di Wantilan Desa Adat Bantas, "pembahasan pembatalan kerjasama laba pura dengan villa, dan pencabutan kerjasama akses jalan  proyek sumber air Dewa yang melalui jalur Pura Prajapati Agung, hal ini dilakukan untuk menjaga kesucian dan kesakralan pura. 

SUARABANTAS.COM, Tabanan – Desa Adat Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur secara resmi mengambil langkah untuk menjaga kesucian wewidangan pura. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Wantilan Desa Adat Bantas pada Rabu malam (18/02/2026), diputuskan bahwa sejumlah kerjasama dengan pihak swasta terkait lahan pura resmi dibatalkan dan dihentikan.

Keputusan ini diambil melalui musyawarah mufakat yang dihadiri oleh unsur Bendesa Adat, Perbekel Desa Bantas, Klian Adat, Kawil, serta jajaran Kerta Desa dan Sabha Desa. Turut hadir Jro Mangku Dalem, Jro Mangku Bhatara Lingsir, dan Jro Rembat Prajapati Agung.

Pejuru Desa Adat Bantas

Terdapat dua poin utama terkait pemanfaatan aset desa yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut. Pertama, rencana kerjasama pengelolaan Laba Pura dengan pihak investor villa dinyatakan resmi dibatalkan. Selain adanya pembatalan dari pihak pengembang, keputusan ini merupakan bentuk respons cepat atas aspirasi warga Banjar Bantas Bale Agung yang ingin mempertahankan fungsi asli lahan tersebut.

Kedua, rapat menyepakati penghentian kerjasama pemanfaatan akses jalan menuju Pura Prajapati Agung yang dimanfaatkan oleh proyek PT. Sumber Air Dewa. Dengan keputusan ini, surat kerjasama yang sebelumnya berlaku, kini dicabut secara resmi.

Desa Adat akan segera mengirim surat resmi kepada pihak perusahaan terkait penutupan akses jalan untuk proyek dan diberikan tenggang waktu bagi mereka, untuk menindaklanjuti keputusan ini, "terang Pejuru Desa Adat. 

Sebagai langkah nyata untuk mengembalikan kesucian wewidangan Pura Dalem dan Pura Prajapati Agung, Desa Adat Bantas akan menjadwalkan pelaksanaan Upacara Yadnya. Ritual ini bertujuan untuk membersihkan secara spiritual area yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas proyek. 

Nantinya pelaksanaan upacara ini akan dikoordinir oleh Mangku Tri Kahyangan bersama Pejuru Desa Adat Bantas. Langkah ini diambil sebagai komitmen bersama untuk menjaga taksu dan kesakralan pura. 

Pertemuan yang berakhir dengan suasana kondusif ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh krama Desa Adat Bantas dalam menjaga kesucian dan kesakralan wewidangan Pura Dalem dan Pura Prajapati Agung. (Adi