UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Sokong Kreativitas Ogoh-Ogoh, ST. Widyasatra Gelar Lomba Ceki untuk Penggalian Dana

Sekaa Teruna Widyasatra Br. Sesandan, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur menyelenggarakan Turnamen Meceki yang dihadiri Wakil Bupati Tabanan. 

TABANAN, LIPUTANINFOWARGA.COM – Dalam upaya melestarikan tradisi sekaligus mendukung kreativitas generasi muda menjelang Hari Raya Nyepi Caka 1948, Sekaa Teruna (ST) Widyasatra Banjar Dinas Sesandan menggelar turnamen meceki. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Banjar Sesandan Kangin, Desa Megati, Selemadeg Timur ini merupakan inisiatif strategis para pemuda untuk menghimpun dana pembuatan ogoh-ogoh.

Acara yang berlangsung pada Sabtu (21/2/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang hadir mewakili Bupati Tabanan. Turut mendampingi jajaran anggota DPR RI, DPRD Provinsi Bali, DPRD Kabupaten Tabanan, unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua panitia melaporkan bahwa lomba ini diikuti oleh 125 peserta yang antusias memperebutkan total hadiah sebesar Rp 3.000.000. Fokus utama dari kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebagai wadah penggalian dana yang mandiri bagi para yowana (pemuda) agar dapat merealisasikan pembuatan karya seni ogoh-ogoh yang berkualitas.

Wakil Bupati I Made Dirga dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap pola pergerakan pemuda di Banjar Sesandan. Menurutnya, metode penggalian dana melalui kegiatan positif seperti lomba ceki mencerminkan semangat gotong-royong yang kuat.

"Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung inisiatif generasi muda yang kreatif dalam mencari pendanaan. Ini adalah bukti kekompakan dan kepedulian mereka terhadap pelestarian budaya tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan formal," ujar Wabup Dirga.

Selain memberikan dukungan moril terhadap kegiatan pemuda, Wabup Dirga juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara krama (warga) dengan pemerintah. Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan dan menjaga fasilitas umum yang telah dibangun, seperti infrastruktur jalan dan drainase, demi kenyamanan mobilitas warga desa.

"Melalui momentum ini, kami berharap semangat kebersamaan dalam membangun desa, baik melalui seni maupun pemeliharaan infrastruktur, terus terjaga demi kemajuan Tabanan," tambahnya.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung area lomba oleh para pejabat yang hadir, menandai sinergi yang solid antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendukung kegiatan adat dan budaya. (*)