UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Drama Red Flag di Sirkuit Ayrton Senna, Veda Ega Tampil Agresif di Lap Terakhir

Pebalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengukir sejarah baru di kancah balap motor dunia. Rider yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia ini berhasil mengamankan podium ketiga dalam balapan Moto3 Brasil yang digelar di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026). (Foto: Istimewa) 

SUARABANTAS.COM, Brazil – Seri Moto3 Brasil 2026 berlangsung penuh drama dan ketegangan pada Minggu (22/3/2026). Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team keluar sebagai pemenang, namun sorotan utama tertuju pada pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang secara dramatis berhasil menembus posisi tiga besar setelah balapan sempat dihentikan.

Balapan di Sirkuit Ayrton Senna ini diwarnai insiden jatuhnya David Almansa pada lap ke-13 yang memicu pengibaran red flag. Sebelum insiden tersebut, Veda Ega sempat mengalami dinamika posisi yang fluktuatif, bahkan sempat tercecer keluar dari posisi lima besar.

Pasca balapan dimulai kembali, persaingan di posisi kedua dan ketiga berlangsung sengit melibatkan Marco Morelli dan Alvaro Carpe. Veda yang sempat tertahan di urutan ketujuh pada lap ke-19, baru menunjukkan "taringnya" di saat-saat krusial. Memasuki last lap, Veda melakukan manuver berisiko namun bersih terhadap Carpe, yang akhirnya mengantarkan pebalap Honda tersebut ke podium terakhir.

Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan dominasi KTM di posisi dua besar lewat Quiles dan Morelli, namun keberhasilan Veda Ega menembus kepungan pebalap Eropa menjadi sinyal positif bagi perkembangan pebalap Asia di musim 2026 ini. (*)