UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Kembangkan Destinasi Pesisir, Pemkab Tabanan Dorong Penggelaran Festival Seni dan Budaya Lokal

Antusiasme masyarakat dan wisatawan saat menghadiri festival seni dan kuliner di kawasan pesisir Tabanan. Penyelenggaraan event dan festival dinilai menjadi wadah efektif bagi seniman serta pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus mendongkrak daya tarik pariwisata Tabanan.

SUARABANTAS.COM, Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan terus berupaya mengoptimalkan potensi pariwisata di kawasan pesisir. Melalui strategi promosi berbasis kegiatan, Pemkab Tabanan mendorong pengelola destinasi wisata pantai di wilayahnya untuk konsisten menggelar festival sebagai magnet penarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Langkah ini menyasar sejumlah pantai potensial seperti Pantai Pasut, Pantai Yeh Gangga, Pantai Kelating, dan Pantai Soka. Meski memiliki keindahan alam yang tak kalah memikat dibanding kawasan wisata populer lainnya, deretan pantai tersebut dinilai masih membutuhkan dorongan promosi yang lebih masif agar selevel dengan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot.

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menegaskan bahwa penyelenggaraan festival di kawasan pesisir tidak harus dikemas secara megah. Menurutnya, fokus utama pelaksanaan event berada pada inovasi dan keunikan program yang disajikan kepada pengunjung.

"Tidak perlu mewah, yang penting bisa menampilkan sesuatu yang beda dan baru," ujar Dirga saat ditemui wartawan di Tabanan, Selasa (1/9/2026).

Penyelenggaraan festival diproyeksikan menjadi panggung strategis untuk mengangkat seni dan budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi para seniman serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk unggulan daerah. Langkah ini diharapkan mampu pemerataan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan pesisir.

"Ini sebagai salah satu bentuk promosi. Pemerintah sering menekankan, meskipun sudah dikenal, promosi seperti festival tetap menjadi magnet khusus bagi pengunjung. Dengan begitu, potensi wisata tidak hanya bertumpu pada destinasi yang telah populer, tetapi juga membuka peluang bagi kawasan pesisir lainnya untuk semakin dikenal," jelasnya.

Optimisme Pemkab Tabanan terhadap efektivitas festival didasari oleh kesuksesan agenda serupa sebelumnya. Sebagai tolok ukur, gelaran Tanah Lot Art and Food Festival yang baru saja usai terbukti sukses menyedot perhatian publik dengan mencatatkan kunjungan sekitar 10 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan. Ke depan, penguatan festival yang sudah ada maupun pembentukan event baru di kawasan pesisir akan terus diakselerasi sebagai pilar utama strategi pembangunan pariwisata Tabanan. (*)