![]() |
Pemkab Tabanan hadiri Upacara Pujawali di Pura Luhur Batukau Penebel Kamis (18/6). (Foto: Istimewa) |
SUARABANTAS.COM, Tabanan – Suasana sakral dan penuh kekhusyukan menyelimuti Pura Luhur Batukau yang terletak di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Ribuan krama adat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan berkumpul untuk melaksanakan ritual suci Upacara Pujawali yang bertepatan dengan Hari Raya Umanis Galungan, Kamis (18/6/2026).
Upacara keagamaan yang menjadi salah satu pilar spiritual masyarakat setempat ini dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. Kehadiran orang nomor satu di Tabanan tersebut tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur, melainkan juga sebagai wujud nyata sinergi dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan yadnya di tengah masyarakat.
Bupati Sanjaya tidak hadir sendirian. Ia didampingi oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, serta jajaran perangkat daerah terkait. Turut menyambut rombongan pemerintah di lokasi upacara, yakni Camat Penebel, Bendesa Adat Wongaya Gede, dan Perbekel Wongaya Gede beserta tokoh masyarakat setempat.
Prosesi persembahyangan berlangsung dengan sangat khusyuk. Seluruh jajaran pemerintah yang hadir tampak membaur bersama masyarakat awam, melantunkan doa demi keselamatan, kesejahteraan, serta keharmonisan alam semesta beserta isinya.
Pelaksanaan Pujawali ring Pura Luhur Batukau ini berjalan dengan lancar dan tertib berkat gotong royong yang kuat antara krama adat dan panitia karya. Melalui momentum upacara suci ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan kembali visinya untuk terus mengawal dan melestarikan adat, budaya, serta kehidupan keagamaan agar tetap ajeg di tengah tantangan modernisasi.
Hubungan yang harmonis antara pemerintah dan desa adat ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam membangun Tabanan yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian dalam kebudayaan. (*)

