UY0EvzZgeEEo4KiQ1NIivy9VYY1PQHFF9n6p7Enr
Bookmark

Perkuat Semangat Gotong Royong, Pemkab Tabanan dan Pensiunan Hotel Melia Bali Salurkan Sembako

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat Jumat (24/7) di Banjar Pande, Desa Kediri, Kecamatan Kediri. (Foto: Istimewa) 

SUARABANTAS.COM, Tabanan — Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menguatkan jaring pengaman sosial dan dukungan moral bagi penderita penyakit kronis di wilayahnya. Wakil Bupati Tabanan sekaligus Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kabupaten Tabanan, I Made Dirga, menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat di Banjar Pande, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Jumat (24/7).

Aksi kemanusiaan ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara PPTI Kabupaten Tabanan dengan Komunitas Pensiunan Hotel Melia Bali. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran Camat Kediri, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, Kepala UPTD Puskesmas Kediri I, Perbekel Desa Kediri, serta tokoh masyarakat setempat.

Selain menyerahkan bantuan pangan secara simbolis, Wabup Dirga memberikan perhatian khusus pada dimensi psikososial para penderita thalasemia dan keluarga yang mendampingi mereka. Ia menegaskan pentingnya dukungan moral dan motivasi berkelanjutan agar para penderita tetap konsisten menjalani pengobatan rutin serta menjaga pola hidup sehat.

Menurutnya, beban yang dihadapi keluarga penderita penyakit jangka panjang tidak hanya berdampak pada aspek finansial, melainkan juga fisik dan mental. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, organisasi sosial, dan elemen swasta menjadi krusial dalam merawat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan. Kami sangat mengapresiasi keperdulian dari para pensiunan Hotel Melia Bali dan seluruh pihak yang terlibat untuk hadir meringankan beban saudara-saudara kita," ujar Dirga dalam sambutannya.

Melalui bakti sosial ini, Pemkab Tabanan berharap sinergi lintas sektor dapat terus terjalin untuk memperluas jangkauan bantuan sosial, sekaligus meningkatkan kepedulian publik terhadap para penyintas penyakit kronis di daerah. (*)