SUARABANTAS.COM, Tabanan – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memenuhi undangan krama adat untuk menghadiri (ngupasaksi) rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya Massal di Banjar Adat Menalun, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Rabu (5/8).
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan beserta para tokoh masyarakat ini menjadi bentuk dukungan moral sekaligus apresiasi atas komitmen warga lokal dalam menjaga kelestarian tradisi dan ajaran agama Hindu.
Rangkaian ritual keagamaan yang digelar secara kolektif ini mencakup beberapa prosesi utama, antara lain:
- Ngaben Massal: Diikuti oleh 16 Kepala Keluarga (KK).
- Warak Keruron: Diikuti oleh 13 sawa.
- Upacara Metatah (Potong Gigi): Diikuti oleh 25 orang peserta.
- Upacara Metigang Sasih: Diikuti oleh 4 orang anak.
Pelaksanaan ritual ini mengusung semangat ngotong-royong dan kemandirian warga Banjar Adat Menalun. Selain meringankan beban finansial krama melalui sistem kolektif, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam menjalankan kewajiban spiritual (yadnya).
Bupati Sanjaya menyatakan bahwa kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Banjar Adat Menalun merupakan cerminan dari ketulusan dan kekuatan krama adat di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, tradisi yang dijalankan secara paras-paros (saling menghargai dan bekerja sama) menjadi benteng utama dalam mempertahankan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Prosesi berlanjut dengan khidmat yang dipimpin oleh Jero Mangku Lanang Istri serta dihadiri oleh Anggota DPD RI, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Asisten I, jajaran kepala Perangkat Daerah, Camat Marga, serta Perbekel dan Bendesa Adat Kukuh. (*)

