![]() |
Pelatihan pengolahan jajanan pasar anggota KSP TLM Indonesia bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan Jumat, (29/8) di BLK Tabanan. (Foto: Istimewa) |
SUARABANTAS.COM, Tabanan – Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM Indonesia) menunjukkan komitmennya dalam mendukung visi "Era Baru Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani" dengan menggelar pelatihan intensif. Bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, pelatihan ini berfokus pada peningkatan keterampilan pengolahan jajanan pasar bagi para anggotanya.
KSP TLM Indonesia, bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tabanan. Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas ekonomi anggota koperasi dan mendorong kemandirian melalui pengembangan UMKM kuliner. Pelatihan selama dua hari, pada tanggal 29 -30 Agustus 2025 yang membekali 55 peserta dengan keterampilan praktis, mulai dari teknik dasar pembuatan jajanan, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan media digital.
Pelatihan yang diikuti oleh 55 anggota koperasi ini bukan sekadar mengajar teknik memasak, tetapi juga membekali peserta dengan wawasan bisnis yang komprehensif. Selama dua hari, para peserta mendapatkan materi tentang strategi pengemasan, pemasaran, dan optimalisasi promosi produk melalui platform digital. Langkah ini merupakan upaya strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi keluarga dan meningkatkan daya saing produk lokal.
![]() |
Peserta antusias mengikuti pelatihan pengolahan jajanan pasar. (Foto: Istimewa) |
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, I Nyoman Putra, mengapresiasi inisiatif KSP TLM. Ia menekankan bahwa program seperti ini sejalan dengan misi pemerintah daerah untuk mencetak wirausaha tangguh. “Kami yakin UMKM Tabanan akan semakin maju dan berdaya saing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas. Sebagian besar dari mereka mengaku merasa lebih percaya diri untuk memulai atau mengembangkan usaha rumahan. Beberapa peserta bahkan sudah memiliki rencana untuk memasarkan produknya secara daring guna menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui kolaborasi antara KSP, pemerintah daerah, dan anggota, kegiatan ini diharapkan menjadi awal lahirnya inovasi kuliner khas Tabanan yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Program ini menjadi bukti nyata keseriusan Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan visi kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. (*)