SUARABANTAS.COM, Tabanan – Dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta melestarikan nilai-nilai religius, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri prosesi persembahyangan bersama di Pura Batur Merta Sari, Banjar Kedewataan, Desa Mundeh Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, pada Minggu (22/2/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Tabanan tersebut dilakukan untuk mewakili Bupati Tabanan sebagai bentuk pemenuhan undangan (uleman) sekaligus wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kegiatan adat dan keagamaan di tingkat desa.
Acara persembahyangan yang dipimpin oleh Jero Mangku setempat tersebut berlangsung dengan suasana khidmat. Selain jajaran Pemerintah Daerah, tampak hadir pula anggota DPRD Kabupaten Tabanan, unsur Forkopimcam Selemadeg Barat, Perbekel, serta tokoh masyarakat. Sebanyak 59 Kepala Keluarga (KK) yang merupakan krama adat pengempon pura turut memadati area suci dengan semangat gotong-royong.
Wakil Bupati I Made Dirga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat warga. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarwarga sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
"Kami sangat mengapresiasi semangat gotong-royong krama di sini. Keharmonisan antara adat, agama, dan budaya adalah modal utama untuk menciptakan masyarakat yang damai dan sejahtera," ujar Wabup Dirga di sela-sela kegiatan.
Di sisi lain, masyarakat Banjar Kedewataan menyambut positif kehadiran representasi pemerintah daerah di tengah-tengah mereka. Momentum ini juga dimanfaatkan warga untuk menyatakan komitmen dan dukungan penuh terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Diharapkan, kehadiran pejabat publik dalam kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus memupuk rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menyukseskan visi dan misi daerah menuju Tabanan yang lebih maju. (*)

